Rumor Haji Isam Caplok BCA, Ini Pernyataan OJK

calendar_today October 16, 2026 at 09:40 person By Admin schedule 11 hours ago
Rumor Haji Isam Caplok BCA, Ini Pernyataan OJK

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan terus mencermati dampak terhadap perbankan bila ada perubahan pemegang saham pengendali bank. Hal ini merespons isu rencana akuisisi bank swasta terbesar RI, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) oleh "Crazy Rich" Kalimantan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, yang sebelumnya juga telah dibantah oleh BCA.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, pihaknya akan menilai setiap transaksi yang dapat mengubah pemegang saham pengendali bank sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Dalam hal terdapat transaksi yang berpotensi mengakibatkan perubahan pemegang saham pengendali bank, OJK akan melakukan penilaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Dian dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/10/2026).

Ia menguraikan perubahan kepemilikan bank besar tidak hanya berkaitan dengan transaksi saham. OJK juga akan mencermati dampaknya terhadap risiko bank, konsentrasi penyaluran kredit, transaksi dengan pihak terkait, dan penerapan tata kelola.


Selain itu, OJK juga memperhatikan hubungan bank dengan kelompok usaha yang berada di bawah kendali pemegang saham. Ini dilakukan guna mengantisipasi penumpukan risiko yang dapat memengaruhi kondisi bank.

Apabila terjadi perubahan pengendalian yang signifikan, OJK akan menilai dampaknya terhadap persaingan industri, strategi bisnis, penyaluran kredit, likuiditas, permodalan, dan tata kelola bank.

Menurut Dian, stabilitas industri perbankan nasional saat ini ditopang oleh permodalan dan likuiditas yang memadai serta penerapan prinsip kehati-hatian.

"Secara umum, OJK menilai stabilitas industri perbankan nasional tetap ditopang oleh kondisi permodalan dan likuiditas yang memadai serta penerapan prinsip kehati-hatian," ujarnya.

Dian melanjutkan, OJK akan terus memantau perubahan kepemilikan, konsolidasi, dan aksi korporasi di sektor perbankan untuk memastikan kegiatan tersebut berlangsung secara sehat dan tidak mengganggu stabilitas sistem keuangan.

Sebelumnya, BCA telah menegaskan isu rencana akuisisi saham bank itu tidak benar. Belakangan ini, media sosial ramai dengan kabar bahwa Haji Isam berencana mengakuisisi saham BBCA.

"Menanggapi isu yang beredar di media sosial terkait adanya rencana aksi korporasi tertentu terhadap BCA, dapat kami sampaikan bahwa INFORMASI TERSEBUT TIDAK BENAR," ujar EVP Corporate Communication & Social Responsibility, Hera F. Haryn dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).

Ia kemudian mengimbau masyarakat untuk mengakses informasi kredibel baik dari situs resmi perusahaan atau media yang kredibel.

"Kami mengimbau nasabah dan masyarakat untuk mengakses informasi dari sumber-sumber yang resmi, baik dari situs resmi perusahaan maupun outlet media yang kredibel," ujar Hera.

Share insight ini: